๐ HUKUM NYANYIAN DAN MUSIK
๐ธโ Soal Jawab FIQH ๐๐ฟ๐ Mereka yang Membolehlan Musik dan Dalilnya
ูุฐูุจ ุจุนุถ ุงููููุงุก ุฅูู ุฅุจุงุญุชูุง ุฅุฐุง ูู ููุงุจุณูุง ู ุญุฑู ุ ููููู ุจูุนูุง ุนูุฏ ูุคูุงุก ู ุจุงุญุง . ูุงูุชูุตูู ูู ู ุตุทูุญ (ู ุนุงุฒู) .ูู ุฐูุจ ุฃุจู ุญูููุฉ - ุฎูุงูุง ูุตุงุญุจูู - ุฃูู ูุตุญ ุจูุน ุขูุงุช ุงูููู ููู
"Sebagian ahli fiqih berpendapat, bolehnya menjual alat-alat musik bila tidak dicampuri dengan hal-hal yang haram, maka menjual hal tersebut bagi mereka mubah. Rinciannya terdapat dalam pembahasan Al Maโazif. Imam Abu Hanifah berpendapat โberbeda dengan dua sahabatnya- bahwa sah memperjualbelikan alat-alat musik seluruhnya." (Al Mawsuโah Al Fiqhiyah Al Kuwaitiyah, 9/157)
Syaikh Wahbah Az Zuhaili :
ูุฃุจุงุญ ู ุงูู ูุงูุธุงูุฑูุฉ ูุฌู ุงุนุฉ ู ู ุงูุตูููุฉ ุงูุณู ุงุน ููู ู ุน ุงูุนูุฏ ูุงููุฑุงุน. ููู ุฑุฃู ุฌู ุงุนุฉ ู ู ุงูุตุญุงุจุฉ (ุงุจู ุนู ุฑุ ูุนุจุฏ ุงููู ุจู ุฌุนูุฑุ ูุนุจุฏ ุงููู ุจู ุงูุฒุจูุฑุ ูู ุนุงููุฉุ ูุนู ุฑู ุจู ุงูุนุงุต ูุบูุฑูู ) ูุฌู ุงุนุฉ ู ู ุงูุชุงุจุนูู ูุณุนูุฏ ุจู ุงูู ุณูุจ.
Imam Malik, golongan zhahiriyah, dan segolongan sufi, membolehkan mendengarkan nyanyian walau pun dengan kecapi dan klarinet. Itu adalah pendapat segolongan sahabat nabi seperti Ibnu Umar, Abdullah bin Jaโfar, Abdullah bin Az Zubair, Muโawiyah, Amr bin Al โAsh, dan selain mereka. Juga segolongan tabi'in seperti Sa'id ibn Al Musayyib. (Al Fiqh Al Islamiy wa Adillatuhu, 4/2665)
Imam Ibn Hazm juga menegaskan kebolehan jual beli alat-alat musik, ia berkata :
ูุจูุน ุงูุดุทุฑูุฌุ ูุงูู ุฒุงู ูุฑุ ูุงูุนูุฏุงูุ ูุงูู ุนุงุฒูุ ูุงูุทูุงุจูุฑ: ุญูุงู ูููุ ูู ู ูุณุฑ ุดูุฆุง ู ู ุฐูู ุถู ูู..
ูุงู - ุชุนุงูู -: {ุฎูู ููู ู ุง ูู ุงูุฃุฑุถ ุฌู ูุนุง} [ุงูุจูุฑุฉ: 29] ุ ููุงู - ุชุนุงูู -: {ูุฃุญู ุงููู ุงูุจูุน} [ุงูุจูุฑุฉ: 275] ุ ููุงู - ุชุนุงูู -: {ููุฏ ูุตู ููู ู ุง ุญุฑู ุนูููู } [ุงูุฃูุนุงู : 119] ุ ููู ูุฃุช ูุต ุจุชุญุฑูู ุจูุน ุดูุก ู ู ุฐููุ ูุฑุฃู ุฃุจู ุญูููุฉ ุงูุถู ุงู ุนูู ู ู ูุณุฑ ุดูุฆุง ู ู ุฐูู. ูุงุญุชุฌ ุงูู ุงูุนูู ุจุขุซุงุฑ ูุง ุชุตุญุ ุฃู ูุตุญ ุจุนุถูุงุ ููุง ุญุฌุฉ ููู ูููุง
Menjual catur, seruling, alat pesta, alat musik, tamburin, semuanya halal, dan barang siapa yang menghancurkannya maka dia wajib mengganti rugi. Allaah taโala berfirman: โDia telah menciptakan apa-apa yang ada di bumi semuanya buat kalianโ (QS. Al Baqarah: 29), firmanNya: โAllah telah halalkan jual beliโ (QS. Al Baqarah: 275), firmanNya: โDia telah menjelaskan untuk kalian apa-apa yang diharamkan atas kalianโ (QS. Al Anโam: 119), dan tidak ada satu pun nash yang mengharamkannya. Pendapat Abu Hanifah adalah wajib ganti rugi bagi yang menghancurkan alat-alat itu. Orang-orang yang melarang alat musik telah berhujjah dengan berbagai atsar yang tidak shahih, atau sebagiannya shahih, tetapi tidak bisa dijadikan hujjah (alasan). ( Al Muhalla, 7/599)
Dalil - dalil mereka antara lain :
- Surat Al Aโraf ayat 147
ููููุญูููู ููููู ู ุงูุทูููููุจูุงุชู ููููุญูุฑููู ู ุนูููููููู ู ุงููุฎูุจูุงุฆูุซู ููููุถูุนู ุนูููููู ู ุฅูุตูุฑูููู ู ููุงููุฃูุบูููุงูู ุงูููุชูู ููุงููุชู ุนูููููููู ู
"Dan menghalalkan bagi mereka segala yang baik dan mengharamkan bagi mereka segala yang buruk dan membuang dari mereka beban-beban dan belenggu yang ada pada mereka". (QS. Al Aโraf: 157)
Ayat ini menunjukkan bahwa syariat menghalalkan segala hal yang baik dan tidak dibatasi(kecuali oleh dalil yang melarang).
Imam Abul Qasim mengatakan bahwa dalam madzhab Imam Syafiโi, Ath Thayyibat adalah Al Mustalladzdzaat. (At Tas-hil li โUlumit Tanzil, 1/309)
Imam Ar Razi menjelaskan tentang ayat-ayat semisal ini:
ููุต ูู ูุฐู ุงูุขูุงุช ุงููุซูุฑุฉ ุนูู ุฅุจุงุญุฉ ุงูู ุณุชูุฐุงุช ูุงูุทูุจุงุช ูุตุงุฑ ูุฐุง ุฃุตูุง ูุจูุฑุง
Nash pada ayat-ayat yang banyak ini menunjukkan kebolehan hal-hal yang bisa dinikmati dan baik-baik, dan ini menjadi hal pokok yang besar. (Mafatih Al Ghaib, 11/290)
Nah, bagi mereka, musik termasuk hal-hal yang bisa dinikmati, sehingga dia termasuk keumuman makna Ath Thayyibat yang Allaah SWT halalkan. Sebagaimana ayat:
ููุณูุฃูููููููู ู ูุงุฐูุง ุฃูุญูููู ููููู ู ูููู ุฃูุญูููู ููููู ู ุงูุทูููููุจูุงุชู
Mereka bertanya kepadamu: 'Apa sajakah yang dihalalkan bagi mereka?' Katakanlah: "Dihalalkan bagimu yang baik-baik (Ath Thayyibat)." (QS. Al Maidah: 4)
Justru Allah Taโala mengecam sikap melampaui batas, yaitu mengharamkan Ath Thayyibat, sebagaimana firmanNya:
ููุง ุฃููููููุง ุงูููุฐูููู ุขู ููููุง ููุง ุชูุญูุฑููู ููุง ุทููููุจูุงุชู ู ูุง ุฃูุญูููู ุงูููููู ููููู ู ููููุง ุชูุนูุชูุฏููุง ุฅูููู ุงูููููู
ููุง ููุญูุจูู ุงููู ูุนูุชูุฏูููู
โHai orang-orang yang beriman, janganlah kamu haramkan apa-apa yang baik yang telah Allah halalkan bagi kamu, dan janganlah kamu melampaui batas. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas.โ (QS. Al Maidah: 87)
-Surat Muhammad ayat 36
ุฅููููู ูุง ุงููุญูููุงุฉู ุงูุฏููููููุง ููุนูุจู ูููููููู ููุฅููู ุชูุคูู ููููุง ููุชูุชูููููุง ููุคูุชูููู ู ุฃูุฌููุฑูููู ู ููููุง ููุณูุฃูููููู ู ุฃูู ูููุงููููู ู.
โSesungguhnya kehidupan dunia hanyalah permainan dan senda gurau. dan jika kamu beriman dan bertakwa, Allah akan memberikan pahala keppadamu dan Dia tidak akan meminta harta-hartamu.โ (QS. Muhammad: 36)
Bagi pihak yang membolehkan, ayat ini merupakan dalil kebolehan musik. Pihak yang mengharamkan menganggap musik adalah sesuatu yang melalaikan, sebagaimana permainan lainnya. Namun ayat ini menyanggah pemahaman tersebut, sesungguhnya tidaklah suatu permainan dan senda gurau itu lantas secara otomatis menjadi sesuatu yang haram. Sebab, jika memang musik haram karena dia permainan yang melalaikan, maka bukan hanya musik, melainkan dunia seluruh dan isinya juga haram, sebab dunia adalah permainan dan senda gurau yang melalaikan. Oleh karena itu, bagi kelompok yang membolehkan, musik tidak bisa dipukul rata haram atau mubah, dia bisa haram atau mubah tergantung keadaannya.
-Surat Luqman ayat 6
ููู ููู ุงููููุงุณู ู ููู ููุดูุชูุฑูู ูููููู ุงููุญูุฏููุซู ููููุถูููู ุนููู ุณูุจูููู ุงูููููู ุจูุบูููุฑู ุนูููู ู ููููุชููุฎูุฐูููุง ููุฒูููุง ุฃููููุฆููู ููููู ู ุนูุฐูุงุจู ู ูููููู
โDan di antara manusia (ada) orang yang mempergunakan perkataan yang tidak berguna untuk menyesatkan (manusia) dari jalan Allah tanpa pengetahuan dan menjadikan jalan Allah itu olok-olokan. mereka itu akan memperoleh azab yang menghinakan.โ (QS. Luqman: 6)
Sebagaimana penjalasan yang telah lalu, ayat ini โkhususnya kalimat lahwul hadits (perkataan tak berguna)- ditafsirkan oleh para sahabat seperti Ibnu Masโud, Ibnu Abbas, Jabir bin Abdillah, โIkrimah, dan sebagainya adalah nyanyian.
Sementara dalam Tafsir As Samโani โmengutip dari kitab Al Akhbar Al Musnadah- disebutkan bahwa Nabi shallallahu โalayhi wasallam sendiri yang menjelaskan bahwa itu adalah alat musik dan wanita penyanyi (Lihat Tafsir As Samโani, 4/226)
Adapun dalil dan bantahan dari As-Sunnah ialah :
- Hadits pertama dari Abu Umamah, Rasulullaah bersabda :
" ุฅูููู ุงูููู ุจูุนูุซูููู ุฑูุญูู ูุฉู ููููุนูุงููู ูููู ููููุฏูู ููููุนูุงููู ููููุ ููุฃูู ูุฑูููู ุฑูุจููู ุจูู ูุญููู ุงููู ูุนูุงุฒููู ููุงููู ูุฒูุงู ููุฑู ููุงููุฃูููุซูุงูู ููุงูุตููููุจูุ ููุฃูู ูุฑู ุงููุฌูุงูููููููุฉ ...
"Sesungguhnya Allah mengutusku sebagai rahmat dan petunjuk bagi semesta alam, Rabbku telah memerintahkan aku untuk membinasakan alat-alat musik, seruling, berhala, salib dan perkara jahiliyah ..." (HR. Ahmad No. 22307, Ath Thabarani dalam Al Kabir No. 7803, Al Baihaqi dalam Syuโabul Iman No. 6108)
Hadits yang mulia ini menunjukkan bahwa alat-alat musik hendak dihancurkan oleh Nabi shallallahu โalaihi wa sallam, itu menunjukkan kebenciannya terhadapnya serta keharaman hukum atasnya.
Hadits ini dianggap dlo'if, sehingga tidak dapat dijadikan hujjah sebagaimana pendapat Imam Abu Thayyib Syamsul Azhim. (โAunul Maโbud, 13/185).
-Hadits 'Imron ibn Hushoyn:
ุฃูููู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ู ููุงูู: ููู ููุฐููู ุงูุฃูู ููุฉู ุฎูุณููู ููู ูุณูุฎู ููููุฐูููุ ููููุงูู ุฑูุฌููู ู ููู ุงููู ูุณูููู ูููู: ููุง ุฑูุณูููู ุงููููุ ููู ูุชูู ุฐูุงููุ ููุงูู: ุฅูุฐูุง ุธูููุฑูุชู ุงูููููููุงุชู ููุงูู ูุนูุงุฒููู ููุดูุฑูุจูุชู ุงูุฎูู ููุฑู.
Bahwasanya Nabi shallallahu โalayhi wasallam bersabda : โAkan datang pada umat mereka ditenggelamkan, rupa mereka berubah, dan dilempari batu.โ Mereka bertanya: โWahai Rasulullah, kapan hal itu terjadi?โ Beliau bersabda: โKetika nampak penyanyi wanita, musik-musik, dan diminumnya khamr.โ (HR. At Tirmidzi No. 2212, ia berkata : hadits ini gharib)
Bagi pihak yang membolehkan, kalaupun hadits ini shahih, hadits ini tidak sharih-tegas dalam mengharamkan musik. Hadits ini hanyalah menceritakan fase buruk umat Islam di akhir zaman.
Hadits Abu Malik Al Asy'ari :
ุนููู ุฑูุณูููู ุงูููู ุตููููู ุงูููู ุนููููููู ููุณููููู ู ุฃูููููู ููุงูู: " ููููุดูุฑูุจููู
ู ุฃูููุงุณู ู ููู ุฃูู ููุชูู ุงููุฎูู ูุฑู, ููุณูู ูููููููุง ุจูุบูููุฑู ุงุณูู ูููุง , ููุชูุถูุฑูุจู ุนูููู ุฑูุกููุณูููู ู ุงููู ูุนูุงุฒููู , ููุฎูุณููู ุงูููู ุจูููู ู ุงููุฃูุฑูุถู , ููููุฌูุนููู ู ูููููู ู ููุฑูุฏูุฉู ููุฎูููุงุฒููุฑู "
Dari Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam, bersabda:
โManusia di antara umatku akan benar-benar minum khamr, mereka menamakannya dengan bukan namanya, dipukulkan di hadapan mereka alat-alat musik, Allah membenamkan mereka di bumi, dan menjadikan sebagian mereka sebagai kera dan babi.โ (HR. Al Baihaqi, As Sunan Al Kubra No. 17383 dan 20989, dengan tambahan: mughanniyat (biduanita), Ibnu Majah No. 4020)
Bagi pihak yang membolehkan, hadits ini jika shahih, juga bukan hujjah untuk mengharamkan musik sekedar menghibur diri saja, dan redaksi hadits ini menunjukkan hal itu. Musik yang tercela adalah jika dibarengi dengan perkara yang diharamkan yaitu khamr (minuman keras), ini jelas disebutkan dalam hadits ini masa di mana umat ini akan mabuk-mabukan sambil memainkan musik. Jelas sekali berbeda dengan musik-musik, atau tetabuhan, yang dipakai oleh para prajurit, pekerja, musafir, dalam menyemangati aktifitas mereka, sama sekali tidak ada unsur maksiat di dalamnya.
Demikianlah hujjah mereka yang membolehkan musik. (Bersambung). ::
lisanulama.blogspot.com
Ngaji FIQH
https://telegram.me/ngajifiqh
0 komentar: