*Boleh Makan dan Minum Sambil Berdiri*
https://chat.whatsapp.com/86DCRetG4ERIwXRohuxAVC
โ๐ป Penulis,
Muhammad Abduh Tuasikal, MSc
โ๐ป๐
Dalam masalah ini, sebagian orang bersikap terlalu keras. Demikian sikap kami pula di masa silam. Namun setelah mengkaji dan melihat serta menimbang dalil ternyata dapat disimpulkan bahwa minum dan makan sambil berdiri sah-sah saja, artinya boleh. Karena dalam beberapa riwayat disebutkan bahwa Nabi shallallahu โalaihi wa sallam pernah minum sambil berdiri dan keadaan lain sambil duduk. Intinya, ada kelonggaran dalam hal ini.
*Tetapi afdholnya dan lebih selamat adalah sambil duduk.*
Kami awali pembahasan ini dengan melihat beberapa dalil yang menyebutkan larangan makan dan minum sambil berdiri, setelah itu dalil yang menyebutkan bolehnya. Lalu kita akan melihat bagaimana sikap para ulama dalam memandang dalil-dalil tersebut.
*Dalil Larangan*
โ๐ปDari Anas bin Malik radhiyallahu โanhu, ia berkata,
ุฃูููู ุงููููุจูููู -ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู - ุฒูุฌูุฑู ุนููู ุงูุดููุฑูุจู ููุงุฆูู ูุง
_โNabi shallallahu โalaihi wa sallam sungguh melarang dari minum sambil berdiri.โ_ *(HR. Muslim no. 2024).*
โ๐ป Dari Anas radhiyallahu โanhu pula, ia berkata,
ุนููู ุงููููุจูููู -ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู - ุฃูููููู ููููู ุฃููู ููุดูุฑูุจู ุงูุฑููุฌููู ููุงุฆูู ูุง
_โDari Nabi shallallahu โalaihi wa sallam di mana beliau melarang seseorang minum sambil berdiri.โ Qotadah berkata bahwa mereka kala itu bertanya (pada Anas), โBagaimana dengan makan (sambil berdiri)?โ Anas menjawab, โItu lebih parah dan lebih jelek.โ_ *(HR. Muslim no. 2024).* Para ulama menjelaskan, dikatakan makan dengan berdiri lebih jelek karena makan itu membutuhkan waktu yang lebih lama daripada minum.
โ๐ป Dari Abu Hurairah radhiyallahu โanhu, Rasulullah shallallahu โalaihi wa sallam bersabda,
ูุงู ููุดูุฑูุจูููู ุฃูุญูุฏู ู ูููููู ู ููุงุฆูู ูุง ููู ููู ููุณููู ููููููุณูุชูููุฆู
_โJanganlah sekali-kali salah seorang di antara kalian minum sambil berdiri. Apabila dia lupa maka hendaknya dia muntahkan.โ_ *(HR. Muslim no. 2026)*
*Dalil Pembolehan*
โ๐ป Ibnu โAbbas radhiyallahu anhuma berkata,
ุณูููููุชู ุฑูุณูููู ุงูููููู ุตููููู ุงูููููู ุนููููููู ููุณููููู ู ู ููู ุฒูู ูุฒูู ู ููุดูุฑูุจู ููุงุฆูู ูุง
_โAku memberi minum kepada Rasulullah shallallahu โalaihi wasallam dari air zam-zam, lalu beliau minum sambil berdiri.โ_ *(HR. Bukhari no. 1637 dan Muslim no. 2027)*
โ๐ป Dari Ibnu โUmar radhiyallahu anhuma, ia berkata,
ูููููุง ููุฃููููู ุนูููู ุนูููุฏู ุฑูุณูููู ุงูููููู -ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู - ููููุญููู ููู ูุดูู ููููุดูุฑูุจู ููููุญููู ููููุงู ู
_โKami dahulu pernah makan di masa Rasulullah โshallallahu โalaihi wa sallam- sambil berjalan dan kami minum sambil berdiri.โ_ *(HR. Tirmidzi no. 1880 dan Ibnu Majah no. 3301. Syaikh Al Albani mengatakan bahwa hadits ini shahih).* Dalil ini bahkan menyatakan makan sambil berjalan.
โ๐ป Dari โAmr bin Syuโaib, dari ayahnya, dari kakeknya, ia berkata,
ุฑูุฃูููุชู ุฑูุณูููู ุงูููููู -ุตูู ุงููู ุนููู ูุณูู - ููุดูุฑูุจู ููุงุฆูู ูุง ููููุงุนูุฏูุง
_โAku pernah melihat Rasulullah โshallallahu โalaihi wa sallam- minum sambil berdiri, begitu pula pernah dalam keadaan duduk.โ_ *(HR. Tirmidzi no. 1883 dan beliau mengatakan hadits ini hasan shahih)*
*Menyikapi Dalil*
โ๐ป Al Maziri rahimahullah berkata,
ููุงูู ุงููู ูุงุฒูุฑููู : ุงูุฎูุชููููู ุงููููุงุณ ููู ููุฐูุง ุ ููุฐูููุจู ุงููุฌูู ููููุฑ ุฅูููู ุงููุฌูููุงุฒ ุ ููููุฑููููู ููููู
_โPara ulama berselisih pendapat tentang masalah ini. Jumhur (mayoritas) ulama berpendapat boleh (makan dan minum sambil berdiri). Sebagian lainnya menyatakan makruh (terlarang).โ_ *(Lihat Fathul Bari, 10: 82)*
โ๐ป Ibnu Hajar Al Asqolani rahimahullah berkata,
ุจููู ุงูุตููููุงุจ ุฃูููู ุงููููููู ูููููุง ู ูุญูู ููู ุนูููู ุงูุชููููุฒููู ุ ููุดูุฑูุจู ููุงุฆูู ูุง ููุจูููุงูู ุงููุฌูููุงุฒ ุ ููุฃูู ููุง ู ููู ุฒูุนูู ู ููุณูุฎูุง ุฃููู ุบูููุฑู ููููุฏู ุบูููุทู ุ ููุฅูููู ุงููููุณูุฎ ููุง ููุตูุงุฑ ุฅููููููู ู ูุนู ุฅูู ูููุงู ุงููุฌูู ูุน ูููู ุซูุจูุชู ุงูุชููุงุฑููุฎ ุ ููููุนููู ุตููููู ุงููููู ุนููููููู ููุณููููู ู ููุจูููุงูู ุงููุฌูููุงุฒ ููุง ูููููู ููู ุญูููู ู ูููุฑููููุง ุฃูุตูููุง ุ ููุฅูููููู ููุงูู ููููุนูู ุงูุดููููุก ููููุจูููุงูู ู ูุฑููุฉ ุฃููู ู ูุฑููุงุช ุ ููููููุงุธูุจ ุนูููู ุงููุฃูููุถูู ุ ููุงููุฃูู ูุฑ ุจูุงููุงุณูุชูููุงุกูุฉู ู ูุญูู ููู ุนูููู ุงููุงุณูุชูุญูุจูุงุจ ุ ููููุณูุชูุญูุจู ููู ููู ุดูุฑูุจู ููุงุฆูู ูุง ุฃููู ููุณูุชููููุก ููููุฐูุง ุงููุญูุฏููุซ ุงูุตููุญููุญ ุงูุตููุฑููุญ ุ ููุฅูููู ุงููุฃูู ูุฑ ุฅูุฐูุง ุชูุนูุฐููุฑู ุญูู ููู ุนูููู ุงููููุฌููุจ ุญูู ููู ุนูููู ุงููุงุณูุชูุญูุจูุงุจ
_โYang tepat adalah larangan Nabi โshallallahu โalaihi wa sallamโ mengenai minum sambil berdiri dibawa ke makna makruh tanzih. Sedangkan dalil yang menyatakan beliau minum sambil berdiri menunjukkan bolehnya. Adapun yang mengklaim bahwa adanya naskh (penghapusan hukum) atau semacamnya, maka itu keliru. Tidak perlu kita beralih ke naskh (penggabungan dalil) ketika masih memungkinkan untuk menggabungkan dalil yang ada meskipun telah adanya tarikh (diketahui dalil yang dahulu dan belakangan). Perbuatan Nabi shallallahu โalaihi wa sallam minum sambil berdiri menunjukkan bolehnya karena tidak mungkin kita katakan beliau melakukan yang makruh. Beliau kadang melakukan sesuatu sekali atau berulang kali dalam rangka untuk menjelaskan (suatu hukum). Dan kadang beliau merutinkan sesuatu untuk menunjukkan afdholiyah (sesuatu yang lebih utama). Sedangkan dalil yang memerintahkan untuk memuntahkan ketika seseorang minum sambil berdiri menunjukkan perintah istihbab (sunnah, bukan wajib). Artinya, disunnahkan bagi yang minum sambil berdiri untuk memuntahkan yang diminum berdasarkan penunjukkan tegas dari hadits yang shahih ini. Karena jika sesuatu tidak mampu dibawa ke makna wajib, maka dibawa ke makna istihbab (sunnah).โ_ *(Fathul Bari, 10: 82)*
Imam Nawawi rahimahullah menjelaskan,
ููุงูุตููููุงุจ ูููููุง ุฃูููู ุงููููููู ูููููุง ู ูุญูู ููู ุนูููู ููุฑูุงููุฉ ุงูุชููููุฒููู . ููุฃูู ููุง ุดูุฑูุจู ุตููููู ุงููููู ุนููููููู ููุณููููู ู ููุงุฆูู ูุง ููุจูููุงู ููููุฌูููุงุฒู ุ ููููุง ุฅูุดูููุงู ููููุง ุชูุนูุงุฑูุถ
_โYang tepat dalam masalah ini, larangan minum sambil berdiri dibawa ke makna makruh tanzih (bukan haram). Adapun hadits yang menunjukkan Nabi shallallahu โalaihi wa sallam minum sambil berdiri, itu menunjukkan bolehnya. Sehingga tidak ada kerancuan dan pertentangan sama sekali antara dalil-dalil yang ada.โ_ *(Syarh Muslim, 13: 195)*
โ๐ป Penulis โAunul Maโbud berkata,
ููููุฏู ุฃูุดููููู ุนูููู ุจูุนูุถูู ู ููุฌูู ุงูุชูููููููู ุจูููู ููุฐููู ุงููุฃูุญูุงุฏููุซ ููุฃูููููููุง ูููููุง ุจูู ูุง ููุง ุฌูุฏูููู ููู ูููููู ุ ููุงูุตููููุงุจ ูููููุง ุฃูููู ุงููููููู ู ูุญูู ููู ุนูููู ููุฑูุงููุฉ ุงูุชููููุฒููู ุ ููุฃูู ููุง ุดูุฑูุจู ููุงุฆูู ูุง ููุจูููุงู ููููุฌูููุงุฒู ุ ููุฃูู ููุง ู ููู ุฒูุนูู ู ุงููููุณูุฎ ุฃููู ุงูุถููุนูู ููููุฏู ุบูููุทู ุบูููุทูุง ููุงุญูุดูุง . ููููููู ููุตูุงุฑ ุฅูููู ุงููููุณูุฎ ู ูุนู ุฅูู ูููุงู ุงููุฌูู ูุน ุจูููููู ูุง ูููู ุซูุจูุชู ุงูุชููุงุฑููุฎ ุ ููุฃููููู ูููู ุจูุฐููููู ููุฅูููู ุงููููููู ุจูุงูุถููุนููู ู ูุนู ุตูุญููุฉ ุงูููููู .
_โSebagian orang bingung bagaimana cara mengkompromikan dalil-dalil yang ada sampai-sampai mentakwil (menyelewengkan makna) sebagian dalil. Yang tepat, dalil larangan dibawa ke makna makruh tanzih. Sedangkan dalil yang menunjukkan minum sambil berdiri menunjukkan bolehnya. Adapun sebagian orang yang mengklaim adanya penghapusan (naskh) pada dalil atau adanya dalil yang dhoโif (lemah), maka itu keliru. Bagaimana mungkin kita katakan adanya naskh (penghapusan) dilihat dari tarikh (adanya dalil yang dahulu dan ada yang belakangan) sedangkan dalil-dalil yang ada masih mungkin dijamak (digabungkan)? Bagaimana kita katakan dalil yang ada itu dhoโif (lemah), padahal semua dalil yang menjelaskan hal tersebut shahih?โ_ *(โAunul Maโbud, 10: 131)*
Catatan: Sebagian orang mengatakan bahwa minum air zam-zam disunnahkan sambil berdiri berdasarkan riwayat-riwayat yang telah disebutkan di atas. Anggapan ini tidaklah tepat karena Nabi shallallahu โalaihi wa sallam minum zam-zam sambil berdiri menunjukkan kebolehkan saja agar orang tidak menganggapnya terlarang. Jadi yang beliau lakukan bukanlah suatu yang sunnah atau sesuatu yang dianjurkan. Sebagaimana dikatakan Al Bajuri dalam Hasyiyah Asy Syamail,
ูุฅูู ุง ุดุฑุจ (ุต) ููู ูุงุฆู ุ ู ุน ูููู ุนููุ ูุจูุงู ุงูุฌูุงุฒุ ููุนูู ููุณ ู ูุฑููุง ูู ุญููุ ุจู ูุงุฌุจุ ูุณูุท ููู ุจุนุถูู ุฅูู ูุณู ุงูุดุฑุจ ู ู ุฒู ุฒู ูุงุฆู ุง ุงุชุจุงุนุง ูู
Nabi shallallahu โalaihi wa sallam pernah minum sambil berdiri. Padahal di sisi lain beliau melarangnya. Perbuatan minum sambil berdiri tadi menunjukkan bolehnya. Jadi yang beliau lakukan bukanlah makruh dari sisi beliau, bahkan bisa jadi wajib (untuk menjelaskan pada umat akan bolehnya). Sehingga gugurlah pendapat sebagian orang yang menyatakan disunnahkan minun air zam-zam sambil berdiri dalam rangka ittibaโ (mencontoh) Nabi shallallahu โalaihi wa sallam. *(Dinukil dari Iโanatuth Tholibin, 3: 417)*
๐ต๐ฑ *Amannya: Makan dan Minum Sambil Duduk*
Mufti Saudi Arabia di masa silam, Syaikh โAbdul โAziz bin โAbdillah bin Baz rahimahullah diajukan pertanyaan, โSebagian hadits nabawiyah menjelaskan larangan makan dan minum sambil berdiri. Sebagian hadits lain memberikan keluasan untuk makan dan minum sambil berdiri. Apakah ini berarti kita tidak boleh makan dan minum sambil berdiri? Atau kita harus makan dan minum sambil duduk? Hadits mana yang lebih baik untuk diikuti?โ
*Syaikh rahimahullah menjawab:*
Hadits-hadits yang membicarakan masalah ini shahih dari Nabi shallallahu โalaihi wa sallam yaitu melarang minum sambil berdiri, dan makan semisal itu. Ada pula hadits dari Nabi shallallahu โalaihi wa sallam yang menunjukkan beliau minum sambil berdiri. Masalah ini ada kelonggaran dan hadits yang membicarakan itu semua shahih, walhamdulillah. Sedangkan larangan yang ada menunjukkan makruh. Jika seseorang butuh makan sambil berdiri atau minum dengan berdiri, maka tidaklah masalah. Ada hadits shahih yang menunjukkan bahwa Nabi shallallahu โalaihi wa sallam minum sambil duduk dan berdiri. Jadi sekali lagi jika butuh, maka tidaklah masalah makan dan minum sambil berdiri. Namun jika dilakukan sambil duduk, itu yang lebih utama.
Ada hadits yang menjelaskan bahwa Nabi shallallahu โalaihi wa sallam minum air zam-zam sambil berdiri. Ada pula hadits dari โAli radhiyallahu โanhu yang menjelaskan Rasul shallallahu โalaihi wa sallam minum sambil berdiri dan duduk.
Intinya, masalah ini ada kelonggaran. Namun jika minum dan makan sambil duduk, itu yang lebih baik. Jika minum sambil berdiri tidaklah masalah, begitu pula makan sambil berdiri sah-sah saja. (Sumber fatwa: http://www.binbaz.org.sa/mat/3415)
Kami dapat simpulkan bahwa minum sambil berdiri itu boleh. Hal ini disamakan dengan makan sebagaimana keterangan dari Syaikh Ibnu Baz di atas. Namun kita tetap minum atau makan dalam keadaan duduk dalam rangka kehati-hatian mengingat dalil yang melarang keras minum sambil berdiri.
Wallahu aโlam bish showwab. Wallahu waliyyut taufiq fil โilmi wal โamal
๐ Baca Selengkapnya : https://rumaysho.com/2478-boleh-makan-dan-minum-sambil-berdiri.html
*โขโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโโข*
๐ฎ *Published by :*
*Grup Kajian SEPUTAR ISLAM (SI)*
โโโกโโโโโโโ
๐ฒ๐จ โขโโโโโโโโโโโโโโข ๐ต๐ธ
โ๐ป Semangat *Berdakwah* Karena *Allah*, Jadikan hidupmu Lebih *Bermanfaat* bagi *Orang Lain*.
โชโชโชโชโชโชโชโชโชโชโช
0 komentar: